PENGUASA HARAM MENYUSAHKAN RAKYATNYA
PENGUASA HARAM MENYUSAHKAN RAKYATNYA
Hari ini Jumat. Hari yang mulia. Tapi izinkan satu pertanyaan sederhana menggugah hati:
Kalau negeri ini kaya… kenapa rakyatnya masih hidup susah?
Kita sering mendengar alasan:
– krisis global
– ekonomi melemah
– beban negara meningkat
Tapi di saat yang sama:
– pajak terus naik
– harga kebutuhan melonjak
– rakyat diminta terus berkorban
Masuk akal… atau ada yang salah?
Padahal negeri ini tidak miskin.
Sumber daya melimpah.
Tambang, energi, laut, hutan — nilainya ratusan triliun.
Lalu pertanyaannya: ke mana semua itu pergi?
Sementara itu…
Korupsi justru merajalela.
Angkanya fantastis.
Itu bukan sekadar angka.
Itu adalah hak rakyat yang dirampas.
Dalam Islam, pemimpin bukan sekadar penguasa.
Ia adalah pengurus rakyat (raa’in).
Rasulullah ﷺ mengingatkan:
Pemimpin bertanggung jawab atas rakyatnya.
Bukan membebani… tapi melindungi dan menyejahterakan.
Lihat sejarah.
Umar bin Khattab tidak tidur nyenyak saat rakyatnya lapar.
Hari ini?
Masihkah pemimpin merasakan hal yang sama?
Islam sudah memberi solusi:
– Kekayaan tidak boleh berputar di kalangan elite saja
– Sumber daya wajib untuk kesejahteraan rakyat
– Korupsi harus diberantas tanpa kompromi
– Pejabat hidup sederhana, bukan bermewah-mewah
Masalah negeri ini bukan kekurangan harta.
Tapi krisis amanah.
Saat aturan Allah diabaikan,
keberkahan pun perlahan hilang.
Sekarang pertanyaannya untuk kita semua:
Apakah sistem hari ini benar-benar berpihak pada rakyat…
atau justru membuat rakyat semakin berat hidupnya?
Tulis pendapatmu di komentar.
Kalau kamu peduli, share — biar lebih banyak yang sadar.


Posting Komentar untuk "PENGUASA HARAM MENYUSAHKAN RAKYATNYA"