Mengapa Barat Memindahkan Yahudi Eropa ke Palestina?
Jawabannya tidak sesederhana “agama” atau “takdir sejarah”.
1️⃣Mengapa negara-negara Barat mendukung pemindahan komunitas Yahudi Eropa ke Palestina?
Pertanyaannya sering diajukan, tetapi jawabannya kerap
disederhanakan.
Padahal, isu ini berkelindan dengan antisemitisme Eropa, proyek kolonial,
dan kepentingan geopolitik global.
2️⃣Antisemitisme telah lama mengakar di
Eropa.
Diskriminasi, pengusiran, hingga pogrom berulang dialami komunitas Yahudi—dan
berpuncak pada tragedi Holocaust.
Namun alih-alih membongkar dan menyembuhkan rasisme internal,
sebagian elit Barat memilih “solusi eksternal”: memindahkan masalah ke
luar Eropa.
3️⃣Dalam konteks itulah Zionisme modern
memperoleh dukungan politik.
Tujuannya: menciptakan negara sebagai “perlindungan” bagi Yahudi Eropa.
Masalahnya, wilayah yang dipilih adalah Palestina—
tanah yang telah dihuni masyarakat Arab Palestina selama berabad-abad.
4️⃣Palestina tidak dipilih secara netral.
Secara geopolitik, ia berada di persimpangan strategis Timur Tengah.
Pasca runtuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah, Palestina berada di
bawah Mandat Inggris—
mudah dikendalikan dan sesuai dengan kepentingan kolonial Barat.
Ini bukan semata keputusan religius, melainkan kalkulasi
kekuasaan.
5️⃣Bagi kekuatan Barat, pendirian Israel
berfungsi sebagai pijakan geopolitik permanen.
Negara sekutu di kawasan mayoritas Muslim dianggap krusial untuk menjaga
kepentingan ekonomi, militer, dan politik jangka panjang.
Palestina menjadi harga yang harus dibayar.
6️⃣Penting ditegaskan:
🔹 Kritik terhadap Zionisme dan kebijakan Israel ≠ kebencian terhadap
Yahudi.
Banyak intelektual dan komunitas Yahudi sendiri menolak
kolonialisme, apartheid, dan pendudukan.
Menyamakan keduanya justru menutup ruang diskusi yang jujur.
7️⃣Ketika persoalan ini direduksi menjadi
tuduhan atas “sifat suatu kaum”,
analisis sejarah berubah menjadi rasisme.
Dan rasisme—dari pihak mana pun—tidak pernah melahirkan
keadilan.
8️⃣Jika kita sungguh peduli pada
kemanusiaan,
maka isu Palestina harus dibahas dengan ketelitian sejarah, kejernihan
moral, dan keberanian intelektual—
bukan dengan kebencian.
🟢 Refleksi:
Bagaimana menurut Anda cara membahas Palestina secara adil, kritis, dan
bermartabat—tanpa terjebak pada narasi kebencian?
“Follow @portalperadabanislam untuk diskusi geopolitik yang jernih dan
berbasis sejarah.”
#Palestina #SejarahKolonial #Zionisme #Geopolitik
#KeadilanGlobal #LiterasiSejarah #AntiRasisme #MiddleEast
Sumber : https://alwaie.net/

Posting Komentar untuk "Mengapa Barat Memindahkan Yahudi Eropa ke Palestina?"