Terorisme: Dalih Global untuk Mengkriminalisasi Kaum Muslim?

Terorisme: Dalih Global untuk Mengkriminalisasi Kaum Muslim?

Istilah “perang melawan terorisme” sering terdengar netral—seolah murni demi keamanan dunia.
Namun dalam praktik geopolitik, istilah ini sangat lentur dan kerap dipakai sebagai instrumen kekuasaan, bukan kategori hukum yang objektif.

1️⃣ Terorisme: Netral di Ucapan, Politis dalam Praktik
Kerja sama intelijen antara Amerika Serikat dan Sudan menunjukkan satu fakta penting:
label terorisme tidak selalu mencerminkan realitas hukum, melainkan kepentingan strategis.

2️⃣ Musuh Hari Ini, Mitra Besok
Sudan pernah masuk daftar negara pendukung terorisme.
Namun pada saat yang sama, aparat intelijennya tetap bekerja sama dengan Amerika Serikat.
Artinya, status “musuh” atau “sekutu” ditentukan oleh kepentingan, bukan prinsip.

3️⃣ Geografi Lebih Menentukan daripada Moralitas
Sudan strategis:
Laut Merah, Sahel, dan Tanduk Afrika—jalur perdagangan global, kepentingan militer, dan arena perebutan pengaruh.
Isu terorisme pun menjadi pintu legitimasi bagi kerja sama keamanan.

4️⃣ Masalah Utama: Definisi yang Tak Pernah Disepakati
Hingga kini, Perserikatan Bangsa-Bangsa belum memiliki definisi terorisme yang disepakati secara universal.
Akibatnya, pelabelan terorisme menjadi alat politik, bukan penegakan hukum.

5️⃣ Standar Ganda yang Terbuka Lebar
Kekerasan masif oleh negara atau aktor kuat jarang disebut terorisme.
Sebaliknya, aktor non-negara—terutama dari dunia Muslim—lebih cepat dicap teroris, sering tanpa proses yang setara.

6️⃣ Bukan Soal Agama, Tapi Ketimpangan Hukum
Masalah utamanya bukan benturan peradaban.
Yang patut dikritisi adalah ketimpangan penerapan hukum internasional.
Ketika definisi digunakan secara selektif, hukum kehilangan legitimasi moral.

7️⃣ Narasi Keamanan yang Menyederhanakan Masalah
Kolonialisme, intervensi asing, perebutan sumber daya, dan rezim represif direduksi menjadi isu keamanan semata.
Pendekatan ini gagal membaca akar konflik yang sebenarnya.

8️⃣ Pertanyaan Kunci untuk Kita Renungkan
Apakah terorisme adalah kejahatan yang didefinisikan secara objektif,
atau sekadar istilah politis yang berubah mengikuti kepentingan negara-negara kuat?


👉 Jika definisinya kabur, siapa yang paling diuntungkan?

👉 Dan siapa yang paling sering dikorbankan?

  • “Mengapa sebagian kekerasan disebut terorisme, sebagian lain tidak?”

Setuju atau tidak?
Tulis pendapatmu di kolom komentar.
Save & share kalau menurutmu ini penting dibaca lebih luas.

#Terorisme #Geopolitik #HukumInternasional
#TimurTengah #NarasiGlobal #KeadilanGlobal
#MuslimDiDunia #PolitikGlobal

Sumber : https://media-umat.com/

Posting Komentar untuk "Terorisme: Dalih Global untuk Mengkriminalisasi Kaum Muslim?"