Menegakkan Khilafah: Fardhu yang Tidak Bisa Diganti


 Menegakkan Khilafah: Fardhu yang Tidak Bisa Diganti

Problem besar umat hari ini bukan sekadar lemahnya ekonomi atau politik, tetapi hilangnya kepemimpinan Islam yang menyatukan kaum muslimin di bawah penerapan syariat Allah secara kaffah. Karena itu, perjuangan menegakkan Khilafah bukan sekadar pilihan amal tambahan, melainkan kewajiban syar’i yang agung.

Allah SWT berfirman:

﴿ وَأَنِ ٱحْكُم بَيْنَهُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَآءَهُمْ ﴾
“Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang Allah turunkan, dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu mereka.”
— QS. Al-Ma’idah: 49

Allah juga berfirman:

﴿ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْكَٰفِرُونَ ﴾
“Barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang Allah turunkan, maka mereka itulah orang-orang kafir.”
— QS. Al-Ma’idah: 44

Kewajiban adanya kepemimpinan Islam ditegaskan pula dalam hadits Rasulullah ﷺ:

« مَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً »
“Siapa saja yang mati sementara di pundaknya tidak ada baiat (kepada khalifah), maka ia mati dalam keadaan jahiliyah.”
— HR. Muslim

Dan Rasulullah ﷺ juga bersabda:

« كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمُ الْأَنْبِيَاءُ ... وَإِنَّهُ لَا نَبِيَّ بَعْدِي وَسَتَكُونُ خُلَفَاءُ فَتَكْثُرُ »
“Dahulu Bani Israil diurus oleh para nabi… dan sesungguhnya tidak ada nabi setelahku, dan akan ada para khalifah yang banyak.”
— HR. al-Bukhari dan Muslim

Dalam kitab الشخصية الإسلامية – الجزء الثاني dijelaskan pembahasan khusus tentang الخلافة dan kewajiban pengangkatannya.

Begitu pula dalam kitab الدولة الإسلامية diterangkan pentingnya keberadaan Daulah Islam sebagai institusi penerap syariat dan penjaga persatuan umat.

Sebagaimana shalat tidak bisa diganti dengan sedekah, maka kewajiban menegakkan syariat dan kepemimpinan Islam juga tidak bisa diganti hanya dengan amal sosial semata. Setiap amal memiliki tempat dan kewajibannya masing-masing dalam syariat.

Karena itu, jalan perubahan umat bukan sekadar seruan emosional, tetapi perjuangan yang dibangun di atas ilmu, dakwah, kesabaran, dan kesungguhan mengikuti manhaj Islam.

Allah SWT berfirman:

﴿ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِن تَنصُرُوا۟ ٱللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ ﴾
“Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolong kalian dan meneguhkan kedudukan kalian.”
— QS. Muhammad: 7

Saatnya umat bangkit dengan kesadaran Islam, bersatu di atas aqidah, dan kembali memperjuangkan kemuliaan Islam dengan dakwah dan pemikiran yang lurus.

#Khilafah #Islam #DakwahIslam #UmatIslam #PemudaHijrah #SyariahIslam #KajianIslam #MuslimIndonesia #IslamicReminder #PerjuanganIslam #Hijrah #Ngaji #IndonesiaBertauhid #ViralIslam #FYPIslam #ReelsInstagram #TikTokDakwah #UmatBersatu #PejuangDakwah #IslamRahmatanLilAlamin



Posting Komentar untuk " Menegakkan Khilafah: Fardhu yang Tidak Bisa Diganti"