Sistem Pemerintahan Dalam Islam
Sistem Pemerintahan Dalam Islam
Sistem pemerintahan dalam Islam adalah sistem yang menjadikan wahyu Allah sebagai dasar hukum, kepemimpinan, dan pengaturan urusan masyarakat. Sistem pemerintahan Islam disebut sebagai Khilafah yang menerapkan Al-Qur’an dan As-Sunnah secara menyeluruh.
1. Pengertian Politik dan Pemerintahan Dalam Islam
Kitab Afkār Siyāsiyyah menjelaskan bahwa politik dalam Islam adalah:
“رعاية شؤون الأمة داخلياً وخارجياً”
“Mengatur dan memelihara urusan umat, baik dalam negeri maupun luar negeri.”
Teks lengkap:
السياسة هي رعاية شؤون الأمة داخلياً وخارجياً، وتكون من قبل الدولة والأمة. فالدولة هي التي تباشر هذه الرعاية عملياً، والأمة هي التي تحاسب بها الدولة.
“Politik adalah pengurusan urusan umat di dalam dan luar negeri, yang dilakukan oleh negara dan umat. Negara menjalankan pengurusan itu secara langsung, sedangkan umat mengawasi dan mengoreksi negara.”
2. Dasar Sistem Pemerintahan Islam
A. Kedaulatan di Tangan Syariat
Dalam Masyru’ Dustur Daulah Khilafah disebutkan:
السيادة للشرع لا للشعب
“Kedaulatan adalah milik syariat, bukan milik rakyat.”
Artinya:
Hukum halal-haram berasal dari Allah.
Manusia tidak boleh membuat hukum yang bertentangan dengan wahyu.
Dalil Al-Qur’an
QS Al-Mā’idah: 48
وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ ... فَاحْكُم بَيْنَهُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ“Maka putuskanlah perkara di antara mereka menurut apa yang Allah turunkan.”
QS Al-Mā’idah: 49
وَأَنِ احْكُم بَيْنَهُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ“Hendaklah engkau memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan jangan mengikuti hawa nafsu mereka.”
3. Bentuk Sistem Pemerintahan Islam
Kitab At-Tafkiir menjelaskan:
وقد حدد الإسلام شكل نظام الحكم أنه نظام الخلافة
“Islam telah menentukan bentuk sistem pemerintahannya yaitu sistem Khilafah.”
Dalil Hadis
Dari Abu Hurairah رضي الله عنه:
كَانَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ تَسُوسُهُمُ الْأَنْبِيَاءُ ... وَسَتَكُونُ خُلَفَاءُ فَتَكْثُرُ
“Dahulu Bani Israil diurus oleh para nabi... dan akan ada para khalifah yang banyak.”
HR Muslim
Hadis ini dijadikan dalil bahwa setelah Rasulullah ﷺ, kepemimpinan umat dilanjutkan oleh para khalifah.
4. Pengangkatan Pemimpin (Khalifah)
Islam menetapkan bahwa pemimpin diangkat melalui baiat.
Dalil Hadis
Dari Abdullah bin Umar رضي الله عنه:
وَمَنْ مَاتَ وَلَيْسَ فِي عُنُقِهِ بَيْعَةٌ مَاتَ مِيتَةً جَاهِلِيَّةً
“Barang siapa mati sedangkan di lehernya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah.”
HR Muslim
Dari Ubadah bin Shamit رضي الله عنه:
بَايَعْنَا رَسُولَ اللَّهِ ﷺ عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ
“Kami membaiat Rasulullah ﷺ untuk mendengar dan taat.”
HR Bukhari-Muslim
5. Empat Kaidah Dasar Sistem Pemerintahan Islam
Dalam Masyru’ Dustur disebutkan empat asas pemerintahan Islam:
السيادة للشرع لا للشعب
Kedaulatan milik syariat.السلطان للأمة
Kekuasaan berada di tangan umat.نصب خليفة واحد فرض على المسلمين
Mengangkat satu khalifah hukumnya wajib bagi kaum muslimin.للخليفة وحده حق تبني الأحكام الشرعية
Khalifah memiliki hak menetapkan hukum syariat untuk dijadikan undang-undang negara.
6. Struktur Pemerintahan Islam
Kitab Ajhizah Daulah al-Khilafah menjelaskan struktur negara Islam terdiri dari 13 lembaga.
Di antaranya:
Khalifah
Mu’awin (pembantu khalifah)
Wuzara tanfidz
Wali daerah
Amir jihad
Keamanan dalam negeri
Hubungan luar negeri
Industri
Peradilan
Administrasi negara
Baitul Mal
Media
Majelis Umat (syura dan muhasabah)
7. Majelis Umat dan Syura
Islam mengenal musyawarah (syura), namun bukan demokrasi liberal.
Majelis umat berfungsi:
Memberi masukan.
Mengoreksi penguasa.
Menyampaikan aspirasi umat.
Namun hukum tetap kembali kepada syariat, bukan suara mayoritas.
8. Perbedaan Sistem Islam dan Demokrasi
Dalam kitab disebutkan:
النظام الديمقراطي نظام كفر من وضع البشر
“Sistem demokrasi adalah sistem kufur buatan manusia.”
Karena:
Demokrasi menempatkan manusia sebagai pembuat hukum.
Sedangkan Islam menempatkan Allah sebagai pembuat hukum.
9. Tujuan Pemerintahan Islam
Tujuan pemerintahan Islam adalah:
Menegakkan hukum Allah.
Menjaga agama.
Mengatur urusan rakyat dengan adil.
Menyebarkan dakwah Islam ke seluruh dunia.
Dalil:
QS An-Nur: 55
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ“Allah telah menjanjikan kepada orang-orang beriman dan beramal saleh bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi.”
Kesimpulan
Sistem pemerintahan dalam Islam berdasarkan file yang Anda unggah memiliki karakteristik:
| Aspek | Penjelasan |
|---|---|
| Sumber hukum | Al-Qur’an dan Sunnah |
| Bentuk negara | Khilafah |
| Pemimpin | Khalifah |
| Cara pengangkatan | Baiat umat |
| Kedaulatan | Milik syariat |
| Kekuasaan | Di tangan umat |
| Fungsi negara | Mengurus urusan umat dengan hukum Allah |
Referensi :
Masyru’ Dustur Daulah Khilafah
At-Tafkiir
Afkar Siyasiyyah
Ajhizah Daulah al-Khilafah
Daulah Islamiyyah


Posting Komentar untuk "Sistem Pemerintahan Dalam Islam"