Sarana Pengajaran Dalam Sistem Pendidikan Islam
Sarana Pengajaran Dalam Sistem Pendidikan Islam
1. Pengertian Sarana Pengajaran
Dalam kitab أسس
التعليم المنهجي
في دولة الخلافة (Ususu Ta'lim)
terdapat pembahasan khusus tentang:
أساليب التدريس
ووسائله
(Metode dan sarana pengajaran)
Dalam konsep pendidikan Islam, sarana pengajaran bukan
tujuan, melainkan alat untuk mencapai tujuan pendidikan Islam, yaitu:
- Membentuk aqliyah Islamiyah
(pola pikir Islam).
- Membentuk nafsiyah Islamiyah
(pola sikap Islam).
- Membentuk syakhshiyah Islamiyah
(kepribadian Islam).
- Membekali manusia dengan ilmu yang
dibutuhkan dalam kehidupan.
Karena itu, seluruh sarana pendidikan harus tunduk kepada
tujuan tersebut.
Dalil Dasar Pendidikan Islam
Firman Allah SWT
اقْرَأْ بِاسْمِ
رَبِّكَ الَّذِي
خَلَقَ
"Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan."
(QS Al-'Alaq: 1)
Ayat ini dijadikan landasan bahwa proses pendidikan dimulai
dari aktivitas belajar, membaca, memahami dan mengajarkan ilmu.
Dalil Kedua
الَّذِي عَلَّمَ
بِالْقَلَمِ
"Yang mengajar manusia dengan perantaraan pena."
(QS Al-'Alaq: 4)
Ayat ini menunjukkan legitimasi penggunaan alat bantu
pendidikan (pena, tulisan, media ilmu).
Dalil Ketiga
وَقُلْ رَبِّ
زِدْنِي عِلْمًا
"Ya Rabbku, tambahkanlah aku ilmu."
(QS Thaha: 114)
Menunjukkan kewajiban mencari ilmu dan menyediakan segala
sarana yang mengantarkan kepadanya.
Hujjah dari Sunnah
Kitab أجهزة
دولة الخلافة menyebutkan
praktik Rasulullah ﷺ ketika perang Badar:
Rasulullah ﷺ menjadikan tebusan sebagian tawanan
Quraisy berupa mengajarkan baca tulis kepada sepuluh anak Muslim.
Istidlal
Rasulullah ﷺ:
- mengakui pentingnya pendidikan,
- menjadikan pengajaran sebagai nilai
yang sangat tinggi,
- memanfaatkan seluruh kemampuan yang
tersedia untuk proses pendidikan.
Ini menjadi dalil bahwa:
Segala sarana yang mubah dan efektif untuk menyampaikan ilmu
boleh digunakan dalam pendidikan Islam.
Sarana Pengajaran Menurut Sistem Pendidikan Islam
Berdasarkan pasal-pasal pendidikan dalam Masyru' Dustur
dan Ususu Ta'lim, sarana pendidikan meliputi:
1. Guru (Mu'allim)
Guru adalah sarana utama.
Karena metode pengajaran harus mampu:
- membentuk pemikiran,
- menanamkan keyakinan,
- menghubungkan ilmu dengan amal.
Tujuan pendidikan:
"Mewujudkan kepribadian Islam."
Hal ini tidak mungkin dicapai hanya dengan buku tanpa
pendidik.
Hujjah
Rasulullah ﷺ sendiri menjadi:
- mu'allim,
- murabbi,
- pembimbing para sahabat.
2. Bahasa Arab
Dalam sistem pendidikan Islam:
Ilmu-ilmu Islam dan bahasa Arab mendapat porsi yang setara
dengan ilmu lain.
Argumen
Karena:
- Al-Qur'an berbahasa Arab.
- Sunnah berbahasa Arab.
- Ijtihad tidak mungkin sempurna
tanpa bahasa Arab.
Dalam kitab Mafahim dijelaskan bahwa kemunduran umat
terkait erat dengan melemahnya bahasa Arab dalam memahami Islam.
Maka bahasa Arab merupakan sarana pendidikan yang wajib
dijaga.
3. Buku dan Perpustakaan
Pasal 179 menyatakan:
Negara wajib menyediakan:
- perpustakaan,
- pusat ilmu,
- sarana pengetahuan,
- fasilitas penelitian.
Hujjah
Tujuannya:
agar lahir para mujtahid, ahli fikih, ahli hadits, ilmuwan,
penemu dan inovator.
4. Laboratorium
Pasal 179 juga menyebutkan:
المختبرات
laboratorium-laboratorium.
Argumen
Islam membedakan:
- ilmu eksperimen,
- ilmu tsaqafah (kebudayaan Islam).
Karena itu eksperimen membutuhkan:
- laboratorium fisika,
- laboratorium kimia,
- laboratorium biologi,
- pusat riset.
5. Pusat Penelitian
Kitab Ususu Ta'lim memasukkan:
مراكز الدراسات والبحوث
pusat studi dan penelitian.
Tujuan
Menghasilkan:
- mujtahid,
- ilmuwan,
- peneliti,
- penemu.
6. Media Visual dan Praktik
Dalam pendidikan Islam, sarana apa pun yang membantu
pemahaman dapat digunakan selama:
- tidak haram,
- tidak bertentangan dengan aqidah,
- mendukung tujuan pendidikan.
Karena kaidah yang digunakan:
الوسيلة تأخذ حكم الغاية
Sarana mengikuti hukum tujuan.
Apabila tujuan pendidikan adalah syar'i maka sarana mubah
boleh digunakan untuk mencapainya.
7. Teknologi Pendidikan
Berdasarkan prinsip umum:
"Segala metode pengajaran harus mengantarkan kepada
tujuan pendidikan."
Maka:
- komputer,
- internet,
- proyektor,
- aplikasi pembelajaran,
- AI,
- multimedia,
termasuk sarana yang boleh digunakan selama tidak mengubah
asas pendidikan Islam.
Pandangan Ulama yang Dijadikan Hujjah
Hujjah ushul yang digunakan adalah:
Kaidah
ما لا يتم الواجب إلا به فهو واجب
"Sesuatu yang kewajiban tidak sempurna kecuali
dengannya, maka ia menjadi wajib."
Dibahas dalam Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah Juz III
(Ushul Fiqh).
Istidlal
Menuntut ilmu adalah kewajiban.
Jika:
- sekolah,
- guru,
- perpustakaan,
- laboratorium,
- buku,
menjadi sarana yang diperlukan untuk terlaksananya kewajiban
tersebut, maka penyediaannya menjadi wajib bagi negara.
Kesimpulan :
Sarana pengajaran dalam sistem pendidikan Islam meliputi:
|
Sarana dan |
Fungsi |
|
Guru > |
Membentuk aqliyah dan nafsiyah Islam |
|
Bahasa Arab > |
Memahami wahyu dan tsaqafah Islam |
|
Buku > |
Transfer ilmu |
|
Perpustakaan > |
Pendalaman ilmu |
|
Laboratorium > |
Pembelajaran eksperimen |
|
Pusat Riset > |
Melahirkan mujtahid dan ilmuwan |
|
Media Visual > |
Memudahkan pemahaman |
|
Teknologi Pendidikan |
>Mempercepat penyampaian ilmu |
Seluruh sarana tersebut harus tunduk kepada asas pendidikan
Islam, yaitu aqidah Islam sebagai dasar kurikulum, metode dan proses
pembelajaran, dengan tujuan akhir membentuk syakhshiyah Islamiyah
(kepribadian Islam) serta membekali manusia dengan ilmu kehidupan.
Referensi :
- أسس التعليم المنهجي في دولة الخلافة (Ususu Ta'lim)
- مشروع دستور دولة الخلافة Pasal 170–180
- الدولة الإسلامية Pasal 170–180
- أجهزة دولة الخلافة (dalil tawanan Badar)
- الشخصية الإسلامية ج3
(kaidah ushul)
#PendidikanIslam #IslamKaffah #SyakhshiyahIslamiyah
#AqliyahIslamiyah #NafsiyahIslamiyah #PeradabanIslam #TsaqafahIslam
#DakwahIslam #PemikiranIslam #SejarahIslam #FaktaIslam #UmatIslam
#IslamicEducation #IslamicCivilization #MuslimCerdas #KontenIslam #BelajarIslam
#IlmuDalamIslam #IslamRahmatanLilAlamin #ViralIslam



Posting Komentar untuk "Sarana Pengajaran Dalam Sistem Pendidikan Islam"