Pemeliharaan Hutan dan Lingkungan Hidup Pasca Musibah Banjir Banjir bukan sekadar bencana alam.
🌿 Pemeliharaan Hutan dan Lingkungan Hidup Pasca Musibah Banjir
Banjir bukan sekadar bencana alam.
Sering kali, ia adalah tagihan atas perbuatan manusia sendiri.
Hutan ditebang.
Lahan dieksploitasi.
Alam kehilangan kemampuan alaminya melindungi kehidupan.
Dalam Islam, kerusakan semacam ini bukan persoalan teknis
semata, melainkan persoalan moral, akidah, dan tanggung jawab manusia di
hadapan Allah.
1️⃣ Kerusakan Lingkungan Adalah Pelanggaran Amanah
Allah ï·» melarang manusia berbuat kerusakan di bumi setelah Allah
memperbaikinya.
Bumi diciptakan dalam keadaan seimbang dan layak bagi kehidupan.
👉 Merusak hutan berarti merusak sistem perlindungan
yang Allah siapkan untuk manusia.
2️⃣ Menjaga Hutan = Menjaga Kehidupan
Hutan bukan sekadar kumpulan pohon.
Ia adalah penjaga air, tanah, udara, dan keselamatan manusia.
Menjaga hutan berarti:
- mencegah banjir dan longsor,
- menjaga ketersediaan air,
- melindungi generasi masa depan.
Ini bukan pilihan tambahan, tapi kewajiban sebagai
khalifah di bumi.
3️⃣ Teladan Rasulullah ï·º
Sangat Jelas
Rasulullah ï·º bersabda agar manusia tetap menanam
pohon meski kiamat sudah di depan mata.
Pesannya tegas:
🌱 Merawat lingkungan bukan soal untung-rugi jangka pendek, tapi soal
ketaatan dan nilai.
4️⃣ Hutan Bukan Komoditas Segelintir Elite
Dalam Islam, hutan dan sumber daya alam termasuk kepemilikan
umum.
Artinya:
- tidak boleh dikuasai segelintir
korporasi,
- tidak boleh dikorbankan demi
keuntungan,
- negara hanyalah pengelola, bukan
pemilik.
Tugas negara adalah menjaga dan mendistribusikan
manfaatnya untuk seluruh rakyat.
5️⃣ Kerusakan Lingkungan = Bahaya Nyata
Islam melarang tindakan yang membahayakan diri sendiri dan
orang lain.
Namun hari ini kita menyaksikan:
- penebangan liar,
- tambang serampangan,
- eksploitasi tanpa batas.
Akibatnya jelas: banjir, longsor, krisis air, dan penderitaan
massal.
Ini bukan sekadar salah kelola, tapi pelanggaran nilai dan amanah.
6️⃣ Islam Menolak Keserakahan, Bukan Pengelolaan
Islam tidak anti produksi.
Islam menolak keserakahan tanpa batas.
Ketika kebijakan tidak dibangun di atas akidah:
⚠️ kepentingan modal lebih sering menang
⚠️ keselamatan manusia jadi korban
7️⃣ Semua Akan Dimintai Pertanggungjawaban
Dalam Islam, setiap kebijakan dan setiap perbuatan akan
dimintai hisab, sekecil apa pun.
Menjaga hutan bukan hanya urusan aktivis atau negara.
Ia adalah bagian dari iman dan rasa takut kepada Allah.
💬 Pertanyaannya untuk kita semua:
Sejauh mana peran kita sebagai individu hari ini—
apakah hanya mengeluh saat banjir datang,
atau mulai sadar bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah?
📌 Jika tulisan ini bermanfaat, simpan, bagikan,
dan ikuti akun ini untuk perspektif Islam yang kritis, jernih, dan membumi.
@portalperadabanislam
Sumber : https://media-umat.com/


Posting Komentar untuk " Pemeliharaan Hutan dan Lingkungan Hidup Pasca Musibah Banjir Banjir bukan sekadar bencana alam."