SOLUSI ISLAM MENGATASI KRISIS KEPEMIMPINAN : Bukan Sekadar Ganti Orang, tetapi Ganti Arah
🔥 SOLUSI ISLAM MENGATASI KRISIS KEPEMIMPINAN
Bukan Sekadar Ganti Orang, tetapi Ganti Arah
Bencana datang silih berganti.
Rakyat menderita.
Namun yang paling terasa hari ini bukan hanya bencana alam—
melainkan krisis kepemimpinan.
Di penghujung tahun, ketika sebagian orang menyusun resolusi dan harapan,
sebagian saudara kita di Sumatra justru kehilangan rumah, harta, bahkan rasa
aman
akibat banjir bandang.
Momentum seperti ini seharusnya menjadi ujian kehadiran negara.
Apakah negara benar-benar hadir melindungi rakyatnya?
Fakta di lapangan justru memprihatinkan.
Empati pemimpin terasa minim.
Kritik dibatasi.
Klaim keberhasilan kerap bertolak belakang dengan realitas rakyat.
Tak sedikit akademisi menilai, negeri ini mengalami kelangkaan negarawan
sejati.
Etika dilanggar.
Moral dinormalisasi.
Keteladanan pemimpin semakin menghilang.
Korupsi pun kian masif.
Dana desa yang seharusnya menjadi penopang kesejahteraan rakyat
justru dikorupsi oleh oknum pemimpin di tingkat bawah.
Islam memandang kepemimpinan sebagai amanah besar.
Bukan kehormatan,
melainkan tanggung jawab yang kelak dipertanggungjawabkan
di hadapan Allah.
Ketika agama dipisahkan dari kekuasaan,
kendali hakiki pun hilang.
Aturan mudah diubah.
Etika dilanggar.
Kekuasaan menjadi tujuan, bukan sarana melayani rakyat.
Islam menanamkan kesadaran:
setiap kezaliman—sekecil apa pun—
pasti dibalas.
Keyakinan inilah yang menahan pemimpin dari penyalahgunaan kekuasaan.
Sejarah Islam memberi teladan nyata.
Abu Bakar dan Umar hidup sederhana,
tegas bahkan terhadap keluarganya sendiri,
dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat.
Islam tidak hanya menuntut pemimpin yang saleh,
tetapi juga sistem yang adil.
Keadilan lahir dari penerapan hukum Allah,
bukan dari hukum buatan manusia
yang mudah dipermainkan kepentingan.
Dalam Islam, harta publik dikelola untuk kesejahteraan rakyat.
Bukan untuk segelintir elite.
Berbeda dengan sistem kapitalistik
yang kerap melahirkan kesenjangan dan kerusakan.
Karena itu, krisis kepemimpinan
tidak cukup diselesaikan dengan mengganti orang.
Yang dibutuhkan adalah perubahan landasan kepemimpinan itu sendiri.
❓ Menurut Anda, akar persoalan bangsa ini ada di mana?
👉 Individu pemimpinnya?
👉 Sistem yang diterapkan?
👉 Ataukah keduanya?
💬 Tulis pendapat Anda di kolom komentar.
🔁 Bagikan agar semakin banyak yang berpikir.
➕ Follow @portalperadabanislam agar tidak tertinggal konten reflektif
berikutnya.
#Renungan #SejarahIslam #Khilafah #UmarBinKhattab #AbuBakar
#PemimpinAdil #RefleksiBangsa #Opini #DiskusiPublik #SudutPandang
Sumber : https://seruanmasjid.com/


Posting Komentar untuk "SOLUSI ISLAM MENGATASI KRISIS KEPEMIMPINAN : Bukan Sekadar Ganti Orang, tetapi Ganti Arah"