Intervensi Asing Selalu Diawali Penaklukan Ideologi



Intervensi Asing Selalu Diawali Penaklukan Ideologi

🧵 Penjajahan modern tidak selalu datang dengan senjata.


Banyak orang mengira penjajahan dimulai ketika pasukan asing mendarat di suatu negeri.
Padahal, menurut UIY, invasi militer hanyalah pukulan terakhir.

Sebelumnya, yang ditaklukkan terlebih dahulu adalah cara berpikir suatu bangsa.


UIY menegaskan, intervensi asing jarang diawali dengan kekerasan terbuka.
Tahap-tahapnya sering kali lebih halus:
➡️ tekanan ekonomi,
➡️ pengarahan politik,
➡️ dan yang paling berbahaya: penetrasi ideologi.


Mengapa ideologi menjadi kunci?
Karena manusia hanya dapat dikuasai jika pola pikirnya telah dikuasai.

Ketika cara berpikir penguasa dan rakyat berubah,
intervensi dapat berjalan tanpa paksaan dan tanpa perlawanan.


Inilah sebabnya Barat tidak selalu membutuhkan perang terbuka.
Cukup membuat sebuah negeri menerima aturan hidup selain hukum Allah.

Saat itu terjadi, sejatinya intervensi telah berlangsung, meski tanpa tembakan.


UIY menyebut kondisi ini sebagai perang ideologi (al-ghazwul fikri).
Sebuah negara tampak merdeka secara fisik,
namun kebijakan politik dan ekonominya tunduk pada kepentingan asing.


Dalam ranah politik, intervensi melahirkan pemimpin boneka.
Tampak berdaulat, tetapi berpikir dan bertindak sesuai agenda global.

Keputusan strategis pun perlahan menjauh dari kepentingan rakyat.


Di bidang ekonomi, instrumen intervensi hadir melalui
utang, mata uang, dan ketergantungan sistem.

Selama kebutuhan dasar rakyat dikendalikan pihak luar,
sebuah negara dapat ditekan kapan saja.


Solusi yang ditawarkan UIY bukan semata kekuatan militer.
Melainkan ketahanan ideologi.

Islam dijadikan dasar pengaturan politik, ekonomi, sosial, dan pendidikan.


Ketahanan ideologi terwujud ketika masyarakat
memahami mengapa mereka diatur dengan Islam,
dan merasakan langsung keadilan dari penerapannya.

Bukan sekadar wacana, tetapi nyata dalam kehidupan.


Militer tetap penting sebagai penjaga kedaulatan.
Namun benteng utama sebuah bangsa adalah
ketakwaan penguasa dan rakyatnya.

Jika iman dan cara berpikir tidak dapat dijajah,
maka intervensi asing akan berhenti di tengah jalan.

Menurut Anda, hari ini bangsa kita lebih terancam oleh senjata,
atau oleh penjajahan cara berpikir?


#LiterasiPolitik #IslamSebagaiSolusi #IslamIdeologis #HukumAllah #PemikiranIslam #UmatIslam
#EdukasiUmat #OpiniPublik #BangunKesadaran #CerdasBerpikir

Sumber : https://media-umat.com/

Posting Komentar untuk "Intervensi Asing Selalu Diawali Penaklukan Ideologi"