Ketika Tarif AS Naik, Dunia Ikut Guncang



🌍 Ketika Tarif AS Naik, Dunia Ikut Guncang

1️⃣
Kebijakan tarif impor Amerika Serikat kembali mengguncang perdagangan global.
Dalihnya: melindungi industri dalam negeri.
Faktanya: dampaknya menjalar ke seluruh dunia.

2️⃣
Inilah wajah kebijakan dagang dalam sistem kapitalisme.
Aturan dibuat berdasarkan asal negara dan jenis barang,
bukan pada siapa pemilik dan kepentingan riil di balik perdagangan itu.

3️⃣
Akibat satu keputusan sepihak:
• Nilai tukar melemah
• Pasar saham bergejolak
• Lapangan kerja negara berkembang terancam

4️⃣
Islam memandang perdagangan internasional secara berbeda.
Hukum ditetapkan berdasarkan status pedagang,
bukan berdasarkan bendera negara atau asal barang.

5️⃣
➡️ Pedagang Muslim dan dzimmi: tanpa bea masuk
➡️ Pedagang dari negara yang memusuhi: dikenai pungutan
Itu pun berdasarkan prinsip timbal balik yang adil, bukan kesewenang-wenangan.

6️⃣
Dalam Islam, neraca perdagangan bukan tujuan utama.
Negara boleh surplus atau defisit,
selama kepentingan strategis umat tercapai.

7️⃣
Negara Islam berwenang:
• Melindungi industri domestik
• Melarang ekspor barang strategis ke musuh
• Memastikan kebutuhan rakyat terpenuhi lebih dulu

8️⃣
Perdagangan bukan sekadar urusan untung-rugi.
Ia adalah instrumen politik, kedaulatan, dan dakwah,
yang diatur langsung oleh negara.

9️⃣
Bandingkan dengan kapitalisme hari ini.
Tarif dijadikan alat tekanan.
Negara kuat menekan negara lemah demi kepentingannya sendiri.

🔟
Pertanyaannya:
Apakah perdagangan bebas ala kapitalisme benar-benar menghadirkan keadilan?
Ataukah konsep perdagangan Islam dalam Khilafah justru menawarkan stabilitas global?

💬 Tulis pendapatmu di kolom komentar. Setuju atau tidak?

#EkonomiIslam #PerdaganganGlobal #Khilafah #Kapitalisme #PolitikEkonomi #DuniaIslam #Opini

Sumber : https://alwaie.net/







Posting Komentar untuk " Ketika Tarif AS Naik, Dunia Ikut Guncang"