Kh1l4f4h Runtuh, Sekulerisme Tumbuh
Kh1l4f4h Runtuh, Sekulerisme Tumbuh
Keruntuhan Khil4f4h bukan dipandang sekadar perubahan bentuk
pemerintahan, melainkan sebagai titik balik peradaban ketika Islam tidak
lagi menjadi dasar pengaturan kehidupan negara. Setelah itu, ide sekulerisme
(pemisahan agama dari kehidupan dan negara) dinilai mulai mendominasi
negeri-negeri Islam.
Kitab Nida' Har ila al-Muslimin menggambarkan bahwa
setelah Kh1l4f4h dihapus:
- syariat tidak lagi menjadi hukum
negara,
- sistem kapitalisme menggantikannya,
- pemikiran Islam digantikan oleh
pemikiran Barat,
- dan kaum Muslim terpecah menjadi negara-negara nasional.
1. Apa yang dimaksud Sekulerisme?
Sekulerism3 didefinisikan sebagai:
فصل الدين
عن الحياة
"Memisahkan agama dari kehidupan."
Bukan hanya memisahkan agama dari gereja sebagaimana sejarah
Eropa, tetapi menjadikan agama hanya mengatur ibadah pribadi sementara politik,
ekonomi, hukum, pendidikan, dan pemerintahan diatur oleh manusia.
Kitab Afkar Siyasiyyah menyebut bahwa setelah Kh1l4f4h
dihancurkan:
- Islam dipisahkan dari politik.
- Politik didasarkan pada akidah
kapitalisme.
- Umat diarahkan agar menerima bahwa agama tidak boleh mengatur negara.
2. Mengapa Sekulerisme Tumbuh Setelah Kh1l4f4h Runtuh?
Ada beberapa sebab :
A. Hilangnya institusi penerapan syariat
Ketika negara Islam hilang, hukum Islam tidak lagi diterapkan
secara menyeluruh.
Dalil yang sering dijadikan landasan:
"Barang siapa tidak memutuskan menurut apa yang Allah
turunkan, maka mereka itulah orang-orang kafir."
Juga:
"Dan hendaklah engkau memutuskan perkara di antara
mereka menurut apa yang Allah turunkan."
(QS. Al-Ma'idah: 49)
Kitab Masyru' Dustur menegaskan bahwa negara harus dibangun di atas akidah Islam dan seluruh undang-undangnya bersumber dari syariat.
B. Sistem Barat menggantikan sistem Islam
Kitab Nida' Har menyebut bahwa setelah Kh1l4f4h
dihapus:
- sistem kapitalisme diterapkan,
- syariat disingkirkan,
- akidah sekuler dijadikan dasar pemerintahan.
C. Pemikiran umat berubah
Kitab Mafahim menjelaskan bahwa kemunduran umat
disebabkan oleh lemahnya pemahaman terhadap Islam dan tercampurnya pemikiran
Islam dengan filsafat serta pemikiran asing.
Sedangkan Nidzam al-Islam menegaskan bahwa perubahan masyarakat dimulai dari perubahan mafahim (konsep-konsep berpikir). Jika konsep berubah maka perilaku ikut berubah.
3. Hubungan Keruntuhan Kh1l4f4h dengan Sekulerisme
Keruntuhan Kh1l4f4h menyebabkan:
- hukum Islam berhenti diterapkan
secara menyeluruh;
- hukum buatan manusia
menggantikannya;
- nasionalisme menggantikan ukhuwah
Islam;
- politik dipisahkan dari agama;
- kapitalisme menjadi ideologi
negara-negara Muslim.
Hal ini diringkas dalam Afkar Siyasiyyah bahwa setelah
Kh1l4f4h dihancurkan, Islam kehilangan fungsi politiknya dan digantikan oleh
pemikiran Barat yang berasaskan pemisahan agama dari kehidupan.
4. Dalil yang Dijadikan Hujjah
Kitab-kitab tersebut mendasarkan argumentasinya pada beberapa
nash.
A. QS Al-Ma'idah 44
"...barang siapa tidak berhukum dengan apa yang Allah
turunkan..."
Digunakan sebagai dasar kewajiban berhukum dengan syariat.
B. QS Al-Ma'idah 49
"Putuskanlah perkara menurut apa yang Allah
turunkan."
Dipahami sebagai kewajiban pemerintahan menjalankan hukum Allah.
C. QS An-Nisa' 59
"Taatilah Allah, Rasul, dan ulil amri di antara
kalian."
Dipahami sebagai adanya kepemimpinan Islam yang ditaati.
D. Hadis Kh1l4f4h
Kitab Ad-D4ulah al-Isl4miyyah membuka pembahasannya
dengan hadis:
"Kemudian akan ada Kh1l4f4h yang mengikuti manhaj
kenabian."
(Hadis riwayat Ahmad sebagaimana dicantumkan dalam kitab)
5. Argumen Rasional
Argumentasi yang dibangun sebagai berikut:
- Islam memiliki aturan ekonomi.
- Islam memiliki aturan pidana.
- Islam memiliki aturan politik luar
negeri.
- Islam memiliki aturan pendidikan.
- Islam memiliki aturan pemerintahan.
Karena itu, seluruh aturan tersebut memerlukan otoritas negara agar dapat diterapkan secara menyeluruh. Gagasan ini menjadi dasar penyusunan Masyru' Dustur dan pembahasan struktur negara dalam Ajhizah Dawlah al-Kh1l4f4h.
6. Hujjah Ulama
Hujjah yang paling sering digunakan adalah:
Para sahabat mendahulukan pengangkatan Abu Bakar sebagai Kh4l1f4h sebelum pemakaman Nabi ﷺ. Dalam kitab dipahami sebagai dalil penting mengenai urgensi keberadaan kepemimpinan umat. Pembahasan ini terdapat dalam Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah jilid 2 pada bab Kh1l4f4h.
ما لا يتم الواجب
إلا به فهو واجب
"Apa yang suatu kewajiban tidak sempurna kecuali
dengannya, maka ia menjadi wajib."
Kaidah ini digunakan untuk menjelaskan bahwa bila penerapan syariat secara menyeluruh membutuhkan institusi negara, maka keberadaan institusi tersebut dipandang wajib. Dasar kaidah ini dibahas dalam Asy-Syakhshiyyah al-Islamiyyah jilid 3 (Ushul Fikih).
7. Dampak Sekulerisme
Kitab Nida' Har ila al-Muslimin menyebut beberapa
dampak:
- syariat tersingkir dari
pemerintahan;
- kaum Muslim tercerai menjadi
negara-negara nasional;
- ideologi Barat mendominasi;
- umat kehilangan kepercayaan
terhadap sistem Islam;
- dakwah Islam melemah secara politik.
8. Solusi yang Ditawarkan
Solusi yang diajukan adalah:
- membangkitkan kembali pemahaman
Islam;
- membentuk opini umum yang mendukung
syariat;
- melakukan aktivitas politik
berdasarkan Islam;
- mengupayakan tegaknya kembali Kh1l4f4h sebagai institusi penerapan syariat.
#Khilafah #Sekulerisme #Islam #Syariah #DakwahIslam
#SejarahIslam #KebangkitanIslam #UmatIslam #KhilafahIslamiyah #PolitikIslam
#PemikiranIslam #PeradabanIslam #IslamicHistory #Muslim #IslamicReminder
#NgajiSejarah #EdukasiIslam #FYP #FYPIslam #Viral


Posting Komentar untuk "Kh1l4f4h Runtuh, Sekulerisme Tumbuh"