🇮🇩🤝🇺🇸 Perdamaian atau Pengkhianatan? Ketika Indonesia Bergabung dalam “Dewan Perdamaian Trump” Hari ini yang dipertaruhkan bukan sekadar diplomasi— tetapi nurani.
🇮🇩🤝🇺🇸 Perdamaian atau Pengkhianatan?
Ketika Indonesia Bergabung dalam “Dewan Perdamaian Trump”
Hari ini yang dipertaruhkan bukan sekadar diplomasi—
tetapi nurani.
Keputusan Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian Trump menuai kritik keras.
Dibungkus dengan kata perdamaian,
namun terasa pahit bagi keadilan—terutama bagi rakyat Palestina.
👉 Pertanyaannya sederhana:
Indonesia berdiri di pihak siapa?
🔴 Bukan Sekadar Salah Langkah, Ini Soal Keberpihakan
Direktur Forum on Islamic World Studies, Farid Wadjdi, menilai langkah ini sebagai pengkhianatan terhadap umat Islam dan rakyat Palestina.
Menurutnya, ini bukan sekadar kesalahan teknis diplomasi.
Ini adalah persoalan moral.
Persoalan berpihak atau tunduk.
⚠️ Ironi yang Menampar Nurani
Selama puluhan tahun,
negara-negara Muslim enggan mengirim pasukan untuk membebaskan Palestina.
Namun hari ini?
Tentara dari negeri-negeri Muslim justru disiapkan di bawah komando Amerika Serikat.
👉 Bukan untuk membebaskan Gaza.
👉 Bukan untuk menghentikan penjajahan.
🧠 “Perdamaian” Versi Siapa?
Farid menegaskan:
Pasukan ini bukan dikirim demi kemerdekaan Palestina,
melainkan untuk menjaga stabilitas versi Amerika dan Israel.
📌 Stabilitas yang pada praktiknya:
• Mengamankan pendudukan
• Melemahkan perlawanan
• Membungkus dominasi dengan istilah “perdamaian”
👤 Siapa di Balik Dewan Ini?
Nama-nama kuncinya menambah tanda tanya besar:
• Jared Kushner — penolak negara Palestina
• Tony Blair — pendukung perang di dunia Islam & arsitek rencana Trump
Apakah ini benar-benar misi netral?
Atau proyek lama dengan wajah baru?
📚 Pelajaran Penting bagi Politik Luar Negeri
Tidak semua yang bernama “misi perdamaian” benar-benar membawa damai.
Sering kali, ia hanyalah alat kekuasaan
untuk melanggengkan penjajahan
dan membungkam perlawanan.
✋ Gaza Bukan Isu Jauh
Bagi Farid,
bergabung di bawah komando imperialis adalah pelanggaran prinsip.
Palestina, Gaza, dan Al-Aqsa
bukan isu asing.
Ia dekat dengan nurani kita.
❓ Sekarang Giliran Anda
👉 Apakah Indonesia seharusnya melanjutkan langkah ini?
👉 Atau justru meninjau ulang sikapnya demi keadilan sejati?
💬 Tulis pendapatmu.
📲 Bagikan agar lebih banyak yang sadar.
➕ Follow akun ini jika kamu percaya:
perdamaian tanpa keadilan hanyalah ilusi.
#Palestina #Gaza #Indonesia #PolitikLuarNegeri
#PerdamaianAtauPenundukan #SavePalestine
#AlAqsa #UmatIslam #NuraniBangsa
Sumber : https://media-umat.com/



Posting Komentar untuk "🇮🇩🤝🇺🇸 Perdamaian atau Pengkhianatan? Ketika Indonesia Bergabung dalam “Dewan Perdamaian Trump” Hari ini yang dipertaruhkan bukan sekadar diplomasi— tetapi nurani."