Departemen Perindustrian Negara Khilafah

 

🏭 Departemen Perindustrian Negara Khilafah

Industri: Sekadar Ekonomi atau Instrumen Kekuasaan Negara?

 📌 Bagaimana jika industri tidak hanya dihitung lewat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kesiapan negara menghadapi konflik global?

1️⃣ Industri sebagai Bagian dari Misi Negara

Dalam konsep Negara Khilafah versi Hizbut Tahrir, industri bukan sekadar sektor ekonomi.
Ia ditempatkan sebagai instrumen strategis negara yang terkait langsung dengan:

  • misi dakwah,
  • kedaulatan politik,
  • dan kesiapsiagaan menghadapi perang.

Berbeda dengan negara modern yang umumnya memisahkan urusan industri dari visi ideologis negara.

2️⃣ Negara Mengurusi Seluruh Industri Strategis

Rancangan UUD Negara Islam Pasal 74 menegaskan:
Departemen Perindustrian mengurusi seluruh industri, baik:

  • industri berat maupun ringan,
  • milik negara, umum, maupun individu,

selama industri tersebut berkaitan dengan kepentingan militer.

👉 Negara hadir bukan sebagai regulator pasif, tetapi aktor utama.

3️⃣ Asas Politik Perang

Seluruh aktivitas industri dijalankan berdasarkan asas politik perang.

Artinya:

  • industri sipil harus siap dialihkan menjadi industri militer,
  • desain, teknologi, dan produksi tidak boleh netral dari kepentingan pertahanan.

⚠️ Konsep ini nyaris berlawanan dengan pendekatan ekonomi liberal yang memisahkan pasar dari strategi militer.

4️⃣ Kritik terhadap Ketergantungan Impor Senjata

Dokumen ini menyoroti risiko besar dari:

  • ketergantungan senjata impor,
  • tekanan politik dari negara pemasok,
  • hilangnya kemandirian keputusan politik.

Sejarah modern menunjukkan, embargo senjata sering digunakan sebagai alat kontrol geopolitik.

5️⃣ Kewajiban Membangun Industri Berat Mandiri

Karena itu, negara diwajibkan membangun industri berat secara mandiri, meliputi:

  • persenjataan,
  • mesin dan amunisi,
  • elektronik militer,
  • hingga teknologi pertahanan tingkat lanjut.

💡 Menariknya, banyak negara modern hari ini juga mulai kembali pada konsep strategic self-reliance.

6️⃣ Kesimpulan: Industri sebagai Pilar Kedaulatan

Dalam perspektif ini, industri dipahami sebagai:

alat pertahanan, kesiapsiagaan perang, dan penjaga kedaulatan politik negara.

Bukan sekadar mesin pertumbuhan ekonomi, tetapi penentu posisi negara dalam percaturan global.

❓Pertanyaan Reflektif

👉 Di tengah dunia modern yang saling terhubung namun penuh konflik,
apakah pendekatan industri berbasis kemandirian dan pertahanan seperti ini masih relevan—atau justru semakin dibutuhkan?

💬 Tulis pendapat Anda di kolom komentar.
📌 Follow @portalperadabanislam untuk diskusi kritis tentang negara, pendidikan, dan peradaban.

#NegaraKhilafah #IndustriStrategis #KedaulatanNegara #PolitikIslam

#Geopolitik #IndustriPertahanan #PemikiranIslam

#NegaraModern #AnalisisKebijakan #DiskusiPublik

#Mahasiswa #Guru #Aktivis #BerpikirKritis




Posting Komentar untuk "Departemen Perindustrian Negara Khilafah"