Peringatan Rajab & Seruan Khilafah
Rajab bukan sekadar bulan dalam kalender Hijriah. Bagi umat
Islam, ini adalah bulan saksi bisu antara puncak kejayaan tertinggi dan titik
nadir terendah. Mengapa kita harus peduli sekarang? 🧵
Tahukah kamu? Di bulan Rajab:
- Perang Mu'tah: 3rb Muslim vs 200rb
Romawi.
- Pembebasan Al-Quds oleh Shalahuddin
Al-Ayyubi.
- Kemenangan di Ain Jalut melawan
Mongol.
- Penaklukan Amorium oleh
Al-Mu’tashim demi kehormatan satu wanita Muslim.
Tapi, 28 Rajab 1342 H (3 Maret 1924 M) menjadi luka. Khilafah
runtuh. Sejak saat itu, narasi umat berubah dari "Penakluk" menjadi
"Korban". Gaza, penindasan, dan perpecahan menjadi makanan
sehari-hari karena kita kehilangan 'perisai'.
Hari ini, kita melihat Gaza membeku dalam dingin tanpa
bantuan, sementara penguasa hanya menonton. Benarlah sabda Rasulullah saw:
umat-umat lain mengerumuni kita layaknya hidangan di atas meja. Kita banyak,
tapi lemah bagai buih.
Harapan itu ada. Janji Allah tentang kembalinya Khilafah 'Ala
Minhajin Nubuwwah bukan sekadar nostalgia, tapi kewajiban syar'i. Saatnya
menjadi bagian dari perubahan, bukan sekadar penonton sejarah. 🏴
#Rajab #Khilafah #Gaza #UmatIslam #SejarahIslam #SpiritRajab
#AlAqsa
Sumber : https://media-umat.com/
Posting Komentar untuk " Peringatan Rajab & Seruan Khilafah"