Membangun Peradaban Islam Melalui Pendidikan dalam Negara Khilafah
Membangun Peradaban Islam Melalui Pendidikan dalam Negara Khilafah
Mengapa pendidikan Islam hari ini gagal melahirkan peradaban
besar?
1️⃣ Masalah yang Jarang Dibicarakan
Mengapa dunia Islam memiliki jutaan sekolah dan universitas,
tetapi gagal melahirkan peradaban yang memimpin dunia?
Masalahnya bukan semata pada guru atau peserta didik.
Bukan pula karena kurangnya fasilitas atau teknologi.
👉 Masalah utamanya adalah sistem pendidikan yang
dibangun di atas fondasi yang keliru.
2️⃣ Pendidikan Bukan Sekadar Sekolah
Pendidikan sejatinya bukan hanya proses transfer ilmu.
Lebih dari itu, pendidikan adalah:
- pembentuk cara pandang hidup,
- penentu arah berpikir,
- sekaligus mesin pembangun
peradaban.
👉 Dari ruang kelaslah masa depan sebuah umat
ditentukan.
3️⃣ Barat Tidak Pernah Netral
Negara-negara Barat memahami hal ini dengan sangat baik.
Karena itu, pendidikan mereka tidak pernah netral.
Sains dan teknologi selalu diajarkan bersama:
- sekularisme,
- liberalisme,
- dan cara pandang hidup Barat.
🎯 Pendidikan dijadikan alat pelanggeng peradaban
mereka.
4️⃣ Manusia Unggul, Tapi Kosong Makna
Hasilnya?
Lahir manusia yang:
- cerdas secara teknis,
- produktif secara ekonomi,
- tetapi kering secara makna hidup.
Pendidikan diarahkan pada efisiensi dan pasar,
bukan pada tujuan hidup yang luhur.
5️⃣ Dunia Islam Mengimpor Masalah
Ironisnya, banyak negeri Muslim justru mengadopsi sistem
ini mentah-mentah.
Kurikulum yang diajarkan:
- warisan kolonial,
- bernafaskan cara pandang Barat,
- menjauh dari akar peradaban Islam.
📉 Ilmu berkembang, tetapi peradaban Islam justru
mandek.
6️⃣ Islam Dipersempit
Islam akhirnya diajarkan secara parsial.
Ia:
- dibatasi pada ibadah personal,
- direduksi menjadi urusan moral,
- dipisahkan dari negara, ekonomi,
dan politik.
👉 Islam berubah menjadi mata pelajaran,
bukan pandangan hidup.
7️⃣ Padahal Islam Punya Konsep Pendidikan Utuh
Islam memiliki konsep pendidikan yang jelas dan komprehensif.
- Asasnya: akidah Islam
- Tujuannya: membentuk kepribadian Islam
- Fungsinya: membekali manusia dengan ilmu
kehidupan
🎯 Bukan sekadar mencetak tenaga kerja,
tetapi pembangun peradaban.
8️⃣ Pendidikan Tidak Pernah Berdiri Sendiri
Masalahnya, pendidikan tidak bisa berjalan sendiri.
Ia selalu bergantung pada:
- visi negara,
- ideologi penguasa,
- arah sistem yang menaunginya.
👉 Negaralah yang menentukan arah pendidikan.
9️⃣ Di Sini Letak Relevansi Khilafah
Khilafah diposisikan sebagai negara yang:
- menjadikan pendidikan alat
pembentuk peradaban Islam,
- menjaga kesatuan ilmu, iman, dan
kekuasaan,
- tidak tunduk pada kepentingan pasar
global.
📌 Pendidikan bukan pelayan kapital,
melainkan penjaga risalah.
🔟 Selama Negara Sekuler, Pendidikan Akan Sekuler
Selama pendidikan Islam berada dalam sistem
demokrasi-sekuler,
orientasinya akan selalu ditarik ke:
- kebutuhan industri,
- kepentingan modal,
- logika pasar.
📉 Pendidikan Islam pun kehilangan fungsi
strategisnya.
1️⃣1️⃣ Pertanyaan yang Tak Bisa Dihindari
Apakah cukup merevisi kurikulum,
sementara fondasi negaranya tetap sekuler?
Ataukah sudah saatnya umat Islam
mendiskusikan kembali sistem negara
yang menaungi pendidikan Islam itu sendiri?
💬 Menurut Anda, dari mana seharusnya pembenahan
dimulai?
📌 Jika tulisan ini membuka sudut pandang baru,
simpan dan bagikan.
📌 Ikuti akun ini untuk diskusi pendidikan, peradaban, dan Islam
secara mendasar.
@portalperadabanislam
#DiskusiIslam
#KajianIslam
#PemikiranIslam
#IslamDanPeradaban
#FilsafatPendidikan
#PendidikanBerbasisAqidah

Posting Komentar untuk "Membangun Peradaban Islam Melalui Pendidikan dalam Negara Khilafah"