Memalak Rakyat, Cara Mudah Negara Kapitalis Dapatkan Uang

Memalak Rakyat, Cara Mudah Negara Kapitalis Dapatkan Uang

1️⃣
Pernahkah Anda sadar, setiap kali kita bekerja, belanja, bahkan sekadar tinggal di rumah sendiri—selalu saja ada bagian yang harus diserahkan ke negara?

Seolah-olah, negara tidak pernah berhenti memungut dari rakyat, demi menutupi kebutuhan yang tak ada habisnya.

2️⃣
Logika negara kapitalis itu sederhana:
👉 Butuh uang? Tarik pajak.
👉 Rakyat? Mau tak mau harus bayar.

Nelayan yang baru pulang membawa ikan, tukang kayu yang menjual meja, sampai rumah tempat tinggal—semua kena pajak.

3️⃣
Ironinya, cara berpikir aparat lebih fokus pada bagaimana mengambil dari rakyat, bukan bagaimana membagikan kembali untuk rakyat.

Padahal, pemerintahan yang adil semestinya: mengambil sedikit dari rakyat, lalu memberi lebih banyak kepada rakyat.

4️⃣
Lihatlah kekayaan negeri ini: emas di Papua, minyak, gas, batu bara.
Melimpah ruah.

Tapi siapa yang menikmatinya?
Bukan rakyat. Justru asing yang kenyang.
Rakyat hanya dapat... pajak.

5️⃣
Islam menawarkan konsep berbeda.
Pajak bukan sumber utama pendapatan negara.

Yang dioptimalkan adalah bumi, air, dan kekayaan alam demi kesejahteraan rakyat. Pajak hanya diberlakukan saat darurat, bersifat sementara, dan hanya dibebankan kepada orang kaya.

6️⃣
Menyedihkan bukan?
Negara sekaya ini, rakyat masih sulit hidup layak.

Semua karena orientasinya bukan menyejahterakan rakyat, melainkan memalak rakyat lewat pajak.

❓Menurut Anda, adilkah rakyat terus dipungut pajak, sementara kekayaan alam justru dinikmati pihak luar?


  • #Pajak #Kapitalisme #Keadilan #Islam #KekayaanAlam


Sumber : https://media-umat.com/




Posting Komentar untuk "Memalak Rakyat, Cara Mudah Negara Kapitalis Dapatkan Uang"