Perjuangan Politik Umat Islam Pasca RI Merdeka: Belum Tuntas
📌 Perjuangan Politik Umat Islam Pasca RI
Merdeka: Belum Tuntas
80 tahun Indonesia merdeka, umat Islam masih menyimpan catatan penting:
Perjuangan politik pasca-kemerdekaan belum sepenuhnya tercapai. ✊🇮🇩
Padahal, umat Islamlah yang jadi motor perjuangan kemerdekaan.
Islam bukan sekadar agama mayoritas, tapi juga kekuatan sosial-politik yang
menggerakkan perlawanan terhadap penjajah.
Namun pasca merdeka, panggung politik kita sering terjebak dalam pragmatisme
kekuasaan.
Nilai Islam sebagai dasar kebijakan publik kerap diabaikan.
Partai-partai Islam hadir—PPP, PKB, PKS, PBB, Partai Ummat—tapi fragmentasi
membuat kekuatan umat terpecah.
Akibatnya, daya tawar umat Islam melemah dibandingkan partai-partai
sekuler yang lebih solid.
Banyak tokoh Islam pun akhirnya terseret dalam politik praktis jangka pendek.
Jabatan lebih diutamakan ketimbang cita-cita besar: menegakkan keadilan &
kemaslahatan sesuai ajaran Islam.
Jika ingin kembali berpengaruh, partai-partai Islam harus kembali ke
identitas ideologisnya.
Tujuan utama bukan sekadar kursi kekuasaan, tapi menegakkan nilai Islam
dalam kebijakan publik. 🌱
Seperti dicontohkan Nabi Muhammad SAW, jalan terbaik adalah dakwah politik
tanpa kekerasan.
Mewujudkan negara adil, makmur, dan diridai Allah, bagi seluruh rakyat—Muslim
maupun non-Muslim. 🤝✨
80 tahun merdeka sudah kita lewati...
Pertanyaannya:
👉 Apakah kita siap menjadikan politik
Islam bukan hanya simbol, tapi jalan nyata menuju keadilan?
🔥 Refleksi ini bukan sekadar sejarah. Ini panggilan untuk
masa depan!
Kalau setuju umat Islam harus bersatu & berdaya di politik, bantu share
tulisan ini ✊.
Follow @portalperadabanislam
untuk konten refleksi Islam & politik Indonesia 🌍✨
Sumber : https://media-umat.com/
Posting Komentar untuk "Perjuangan Politik Umat Islam Pasca RI Merdeka: Belum Tuntas"
Posting Komentar